Sep 16, 2026
Memasuki sesi sambutan pertama, Ketua K3S Kecamatan Mentok, Bapak Isriyanto, M.Pd., menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih yang mendalam atas kehadiran seluruh kepala sekolah. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya agenda pertemuan hari ini, terutama terkait keseragaman administrasi Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM), sesi Berbagi Praktik Baik dari SDN 23 Mentok, serta sinkronisasi kebijakan program antara pihak K3S, KKG, dan UPTD Dikpora. Sambutan kedua disampaikan oleh Koordinator UPTD Dikpora Kecamatan Mentok yang memberikan penguatan komprehensif terhadap poin-poin yang telah disampaikan oleh Ketua K3S, khususnya perihal standarisasi RPM.
Agenda utama berikutnya diisi dengan sesi Berbagi Praktik Baik dari SD Negeri 23 Mentok yang disampaikan langsung oleh kepala sekolahnya, Bapak Ujang Sugara, M.Pd., yang memaparkan inovasi bertajuk "Inovasi Biorang: Dari Limbah Menjadi Berkah"—sebuah proyek pembelajaran berbasis lingkungan yang mengubah limbah feses sapi menjadi produk pupuk/biorang organik bernilai guna, sekaligus mempererat kemitraan strategis dengan peternak lokal serta menerapkan konsep ekonomi sirkular di lingkungan sekolah.
Dua agenda inti tersebut disambut interaktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi mendalam antara narasumber dan para kepala sekolah peserta pertemuan. Usai diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan sejumlah program strategis, salah satunya terkait penyusunan naskah asesmen akhir semester I Tahun Pelajaran 2026/2027. Disepakati bahwa proses pembuatannya akan dikembalikan kepada KKG dan para guru dengan didampingi oleh pendamping dari unsur K3S. Bentuk dan jumlah soal dirancang mengacu kepada model asesmen Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang mencakup pilihan ganda dan pilihan ganda kompleks, dengan ketentuan jumlah soal sebanyak 30 soal untuk kelas 4, 5, dan 6, serta 25 soal untuk kelas 3.




.jpeg)





