Oleh: "Isriyanto, M.Pd" | Giat Belajar May 16, 2026
May 16, 2026
Kehadiran Interactive Flat Panel (IFP) di berbagai satuan pendidikan membuka era baru pembelajaran digital yang interaktif dan dinamis. Namun, perangkat keras canggih ini seharusnya membutuhkan ekosistem perangkat lunak yang terintegrasi agar pemanfaatannya di ruang kelas tidak sekadar menjadi pengganti papan tulis biasa. Di sinilah Aplikasi Satu Pintu K3S Mentok memainkan peran sebagai jembatan yang menghubungkan media-media (aplikasi) pembelajaran dengan implementasi riil di kelas menggunakan layar interaktif IFP. Guru yang menjadi fasilitator dalam merancang media pembelajaran, sedangkan IFP menjadi panggung interaktif untuk menyajikan media tersebut kepada siswa, sehingga kolaborasi keduanya menciptakan sinkronisasi pembelajaran yang optimal, efektif, dan menyenangkan di kelas.
Langkah awal dalam mengoptimalkan pemanfaatan panel interaktif ini dimulai dengan mengunduh aplikasi langsung pada perangkat IFP. Guru atau operator sekolah dapat membuka penjelajah web Google Chrome yang tersedia di dalam sistem operasi IFP, lalu mengetikkan alamat tautan resmi yaitu www.s.id/aplikasik3smentok pada kolom penulisan URL. Karena file yang diunduh merupakan format berkas aplikasi Android (.apk) khusus untuk perangkat eksternal, layar peramban akan menampilkan notifikasi bahwa pratinjau tidak tersedia. Pengguna cukup mengeklik pilihan "Download" dan dilanjutkan dengan memilih "Tetap Download" (Download Anyway) agar berkas aplikasi K3S tersebut terunduh secara otomatis ke dalam penyimpanan lokal IFP.
Setelah proses unduhan berhasil, tahap instalasi dilakukan langsung pada layar sentuh IFP melalui beberapa langkah sistematis. Pengguna dapat membuka berkas APK yang telah selesai diunduh tersebut, lalu memilih opsi "Instal" untuk memulai pemasangan. Ketika proses berjalan dan muncul sistem proteksi keamanan bawaan panel yang memperingatkan instalasi dari sumber tidak dikenal, pengguna cukup mengeklik menu "Detail Selengkapnya" dan memilih perintah "Tetap Instal" (Install Anyway). Setelah sistem menyelesaikan konfigurasi, pengguna dapat keluar dari peramban untuk melihat pintasan baru bernama "Aplikasi K3S Mentok" di halaman beranda utama IFP, dan saat pertama kali dijalankan, pastikan untuk memilih opsi "Izinkan" (Allow) pada permintaan hak akses agar seluruh fitur dapat berjalan maksimal.
Memasuki tampilan utama aplikasi, pengguna akan disuguhkan dengan berbagai menu administrasi dan kepegawaian yang disusun secara sistematis untuk memenuhi kebutuhan harian tenaga pendidik langsung dari panel IFP. Menu yang ada adalah Ruang GTK, Pengolahan Kinerja Guru (PKG), Sidilan Cuti yang mengintegrasikan layanan inovasi digital dari Pemerintah Kabupaten Bangka Barat untuk memfasilitasi pengajuan izin cuti pegawai/guru ASN secara daring.
Tampilan utama ini juga dilengkapi dengan integrasi portal kepegawaian skala daerah dan nasional guna meningkatkan efisiensi birokrasi dalam satu genggaman. Menu E-Kinerja Babar menyambungkan guru secara langsung dengan sistem penilaian kinerja aparatur sipil negara yang dikelola Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, sementara menu E-Kinerja BKN menjadi pintu masuk ke dalam platform manajemen kinerja terpusat milik Badan Kepegawaian Negara. Untuk pengelolaan data personal, yang terintegrasi juga dengan menu MyAsnTerakhir, menu Bahan/Materi bertindak sebagai ruang penyimpanan digital atau repositori tempat mengunduh dokumen regulasi, panduan kurikulum, serta perangkat esensial lainnya.
Dalam membagi fungsi manajerial dan instruksional, aplikasi ini mengusung dua pilar menu utama, yang pertama adalah Satu Pintu K3S Mentok. Menu ini didedikasikan penuh untuk mengakomodasi segala bentuk informasi, dokumentasi, kalender akademik, koordinasi manajerial, dan administrasi kedinasan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) di Kecamatan Mentok.
Menu utama kedua adalah Info KKG Mentok. Menu ini secara khusus disediakan sebagai ruang kerja digital bagi guru guna mengimplementasikan hasil diskusi profesional dari Kelompok Kerja Guru langsung ke layar lebar IFP. Di dalam menu ini, guru dapat mengakses fitur Resume Kegiatan KKG untuk meninjau kembali rangkuman hasil lokakarya atau pertemuan rutin, serta fitur Video Pembelajaran yang berisi visualisasi praktik baik mengajar. Tidak kalah penting, menu ini menyediakan E-Buku Siswa untuk menampilkan buku teks pelajaran secara digital di layar besar IFP, serta Bank Soal yang memuat kumpulan instrumen evaluasi siap pakai untuk menguji pemahaman siswa secara kolektif di kelas.
Guna memaksimalkan kapabilitas layar sentuh interaktif (multi-touch) pada IFP, menu Info KKG Mentok mengintegrasikan berbagai platform media pembelajaran modern seperti Wordwall untuk kuis interaktif, Canva untuk mendesain presentasi visual yang memikat, serta platform Wayground untuk eksplorasi digital. Fleksibilitas aplikasi ini diperkaya dengan menu Other yang merupakn tambahan dalak digitalisasi edukatif, meliputi Interacty untuk pembuatan konten interaktif, permainan Tarik Tambang Matematik untuk mengasah kemampuan numerasi secara kompetitif di layar sentuh, Wheel of names sebagai roda acak untuk meningkatkan partisipasi siswa, Timer untuk manajemen waktu pengerjaan tugas, TV Edukasi untuk tayangan video instruksional resmi, serta situs www.mes-games.com yang menyediakan ribuan gim pembelajaran bahasa Inggris.
Secara keseluruhan, fungsi dan tujuan utama dari Aplikasi Satu Pintu K3S Mentok ini bagi para guru adalah untuk meningkatkan kualitas, efektivitas, dan daya tarik pembelajaran melalui optimalisasi perangkat IFP. Melalui platform ini, guru tidak perlu lagi membuka banyak tab peramban terpisah saat mengajar; semua media instruksional telah terintegrasi dalam satu wadah yang responsif terhadap fitur interaktif panel. Tujuan jangka panjangnya adalah mewujudkan digitalisasi sekolah yang merata di Kecamatan Mentok, mentransformasi IFP menjadi pusat pembelajaran interaktif yang menyenangkan, serta memastikan pemanfaatan IFP secara optimal.@
Oleh: "Isriyanto, M.Pd" | Giat Belajar Dec 26, 2014
Dec 26, 2014
Makassar - Pendidikan sangat diperlukan dalam menghadapi
tantangan zaman yang makin kompleks dan cepat berubah. Apalagi
Indonesia akan segera menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA pada
2015.
Saat itu, arus barang, jasa, produk, SDM hingga investasi
bahkan ajaran agama dan budaya dari Negara-negara se-Asia Tenggara
bebas masuk. Untuk itu, manusia Indonesia harus mempersiapkan diri
untuk menghadapinya, dan kata kuncinya adalah pendidikan.
Pesan
ini disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat memberikan
sambutan pada Muktamar Darud Da’wah Wal Irsyad XII di Asrama Haji
Sudiang Makasar, Sabtu (20/12) yang dikutip dari ANTARA News.
“Pendidikan adalah cermin dari
ilmu. Salah satu ilmuwan terkemuka Albert Einstein mengatakan bahwa ilmu
tanpa agama adalah buta, agama tanpa ilmu adalah lumpuh. Dalam konteks
masa kini, ilmu dan agama tanpa teknologi akan mandek,” tegas Menag.
“Teknologi
telah memberi kemudahan bagi kita semua untuk memperdalam ilmu dan
menjalankan agama secara lebih baik. Kita ketahui bahwa pendidikan,
ristek dan agama adalah satu kesatuan yang sulit dipisahkan,”
tambahnya.
Di hadapan peserta Muktamar DDI, Menag mengatakan
bahwa Pemerintah Jokowi-JK telah menjadikan Indonesia Timur sebagai
titik tolak membangun kembali Indonesia yang Jaya. Untuk itu, Menag
berharap hal ini dapat dimanfaatkan oleh Darud Da’wah Wal Irsyad untuk
lebih berperan dalam pembangunan.
“Bersatulah untuk menangkap
peluang itu supaya negeri ini tidak hanya maju dari sisi fisik tapi juga
kualitas manusianya, supaya pola pembangunan itu berdampak bagi
kesejahteraan umat Islam dan masyarakat di Indonesia Timur,” kata Menag.
Turut mendampingi Menag, Sekretaris Ditjen Bimas Islam
Muhammadiyah Amin, Direktur Zakat Hamka, Irwil Hilmi Muhammadiyah, dan
Kakanwil Kemenag Sulsel.
Oleh: "Isriyanto, M.Pd" | Giat Belajar Dec 23, 2014
Dec 23, 2014
Dengan hormat, sehubungan dengan telah selesainya sertifikat
sertifikasi guru Rayon 104 Un
iversitas Sriwijaya Tahun 2014, untuk itu
kami mohon bantuan Saudara kiranya dapat menginformasikan kepada
guru-guru dilingkungan unit kerja Saudara untuk mengambil sertifikat
sertifikasi Guru Rayon 104 Universitas Sriwijaya sebagaimana terlampir.
Adapun syarat untuk pengambikan sertifikat:
Satu lembar fotokopi Tanda Pengenal (KTP/SIM)
Dua lembar pas photo warna ukuran 3 x 4;
Dapat diwakilkan dengan membawa surat kuasa yang ditandatangani materai 6.000, dengan maximal pengambilan 5 orang.
Demikian atas perhatian dan kerjasama yang baik, kami ucapkan terima kasih. (SF/WS)
Berikut Jadwalnya :
sumber ;http://fkip.unsri.ac.id/
Oleh: "Isriyanto, M.Pd" | Giat Belajar Sep 7, 2013
Sep 7, 2013
ACARA televisi kemungkinan akan mendapat label halal dari MUI
(Majelis Ulama Indonesia). Demikian rencana yang saat ini sedang dibahas
oleh MUI dan Komisi Penyiaran Jawa Barat.
Kedua organisasi ini bertemu untuk membahas kemungkinan menerapkan
label Halal untuk acara TV. Sertifikasi ini akan memastikan bahwa
pemirsa televisi dilindungi dari program yang dapat menurunkan moralitas
bangsa, demikian disampaikan oleh Kepala Komisi Penyiaran Jawa Barat
Neneng Athiatul kata. “Undang-undang Penyiaran sudah mengatur bahwa isi siaran wajib
menghormati nilai-nilai agama, karena itu kami berpendapat sertifikasi
halal ini mungkin untuk diwujudkan,” tutur Neneng.
Menurut dia, MUI akan mengkaji unsur-unsur halal yang harus dipenuhi
oleh sebuah tayangan televisi untuk mendapatkan predikat halal. Neneng
mengatakan sertifikat halal tersebut bertujuan untuk melindungi penonton
televisi dari tayangan yang berpotensi merusak moral dan melanggar
nilai kesusilaan.
Sementara itu, Ketua MUI Jawa Barat Bidang Komisi Fatwa Salim Umar
mengatakan sertifikasi halal bisa menaikkan rating sebuah tayangan
televisi karena telah terdapat jaminan layak dan aman untuk ditonton.
Menurut dia, sertifikasi halal tayangan televisi sangat mungkin untuk
dilakukan. “Sebenarnya ada persamaan antara makanan sebagai santapan
badan dan siaran untuk santapan rohani. Mungkin analisa halal yang
digunakan pada makanan juga bisa diterapkan pada siaran,” tuturnya.
Sertifikasi halal pada siaran televisi, kata Umar, bisa mencegah efek
negatif tayangan televisi yang berpotensi menimbulkan niat perbuatan
kriminal atau tindakan pornografi.
Sertifikasi tersebut, lanjut dia, juga bisa melengkapi beberapa
peraturan yang telah ada seperti UU Penyiaran serta UU Pornografi dan
Pornoaksi..islampos.com
NAMANYA JUGA "TUGAS", UMAR BAKRI AKAN TETAP MENGAJAR UNTUK MURID-MURIDNYA DIMANA PUN IA BERTUGAS, WALAUPUN TERKADANG NASIBNYA SELALU TIDAK DIPERHATIKAN DARI ORANG-ORANG SEKELILINGNYA, BAHWA PARA GURULAH YANG TELAH MALAHIRIKAN PARA PEMIMPIN BANGSA